Membangun atau membeli rumah adalah investasi besar. Tentu, impian kita adalah memiliki hunian yang nyaman dan tahan lama. Namun, tanpa disadari, ada beberapa kesalahan fatal yang seringkali kita lakukan atau abaikan, yang justru menjadi biang keladinya rumah cepat rusak dan biaya perbaikan membengkak. Apa saja kesalahan fatal yang sering tak disangka ini? Simak ulasan lengkap yang udah MinKo ringkas spesial buat Sobat Indoko ini agar rumah impian tetap awet dan nyaman bertahun-tahun!
Kesalahan ini terjadi ketika pemilik rumah tidak memberikan perhatian yang cukup pada sistem pengaliran air di sekitar bangunan. Akibatnya, air hujan atau air permukaan dapat menggenang di dekat fondasi. Genangan air ini, meskipun terlihat tidak berbahaya, dapat meresap ke dalam tanah dan memberikan tekanan hidrostatik pada fondasi, menyebabkan keretakan. Selain itu, kelembaban yang terus-menerus dapat merusak material bangunan di bagian bawah, memicu tumbuhnya jamur dan lumut pada dinding serta lantai, dan bahkan mempercepat pelapukan material.
Terutama di negara beriklim tropis dengan curah hujan tinggi seperti Indonesia, lapisan kedap air (waterproofing) seringkali dianggap sebagai biaya tambahan yang bisa dihemat. Ini adalah kesalahan fatal yang sangat merugikan! Tanpa waterproofing yang memadai pada area rawan seperti atap dak, kamar mandi, balkon, dan dinding luar, air akan dengan mudah meresap dan menyebabkan kebocoran, kerusakan cat dan plesteran, hingga korosi pada besi beton di dalam struktur. Investasi pada waterproofing berkualitas adalah investasi jangka panjang untuk melindungi rumah Anda dari kerusakan akibat air.
Udara segar sangat penting untuk kesehatan rumah dan penghuninya. Ventilasi yang buruk seringkali dianggap sepele, namun dampaknya sangat signifikan. Kurangnya sirkulasi udara menyebabkan kelembaban udara meningkat, memicu pertumbuhan jamur dan bakteri yang tidak hanya merusak estetika tetapi juga berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, udara pengap juga dapat merusak material bangunan tertentu. Pastikan rumah Anda memiliki ventilasi alami yang cukup melalui jendela dan lubang angin, atau pertimbangkan penggunaan ventilasi mekanis jika diperlukan.
Godaan untuk menghemat biaya di awal pembangunan atau renovasi seringkali membuat pemilik rumah memilih material bangunan yang lebih murah tanpa memperhatikan standar kualitas. Meskipun terlihat menguntungkan dalam jangka pendek, penggunaan material berkualitas rendah (misalnya, besi beton tanpa sertifikasi, semen kualitas tidak terjamin, rangka atap baja ringan yang terlalu tipis) dapat berakibat fatal dalam jangka panjang. Material murahan cenderung tidak tahan lama, tidak kuat menahan beban, dan lebih rentan terhadap kerusakan akibat cuaca dan penggunaan sehari-hari. Akibatnya, biaya perbaikan akan jauh lebih besar di kemudian hari.Â
Rumah, layaknya kendaraan, membutuhkan perawatan rutin agar tetap berfungsi dengan baik dan awet. Mengabaikan perawatan rutin adalah kesalahan fatal yang seringkali dianggap remeh. Hal-hal sederhana seperti membersihkan saluran air, memeriksa kebocoran kecil, mengecat ulang dinding yang mulai pudar, atau membersihkan lumut bisa mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari. Jadwalkan perawatan rutin untuk rumah Anda agar tetap prima dan terhindar dari kerusakan parah.
Ternyata, beberapa kesalahan fatal yang seringkali tak kita sadari atau sepelekan memiliki dampak besar terhadap ketahanan rumah. Mulai dari drainase yang buruk, mengabaikan waterproofing, ventilasi minim, memilih material murahan, hingga lalai dalam perawatan rutin—semuanya berkontribusi pada kerusakan rumah yang lebih cepat. Hindari kesalahan-kesalahan fatal ini dan prioritaskan kualitas serta perawatan agar investasi rumah Anda tetap terjaga dan nyaman dihuni bertahun-tahun! Cari tips dan informasi seputar rumah hanya dengan mengakses website Indoko.